Selamat Memulai Tetralogi
Serpihan Kisah
Diam dan membisu
Tak apa tuan
Suatu saat semesta kan menilai
Alam punya tolok ukur
Manusia punya sudut pandang
Kita tak sepenuhnya salah
Hanya perihal korban ego yang menyelimuti
Harapan tumbuh karena janji yang diucapkan
Doa terapal karena pinta yang yang pernah ada
Walau salah satu memutuskan berhenti
Nyatanya kita memang harus bergerak,
Berjalan,
Lalu berlari mengejar mimpi
Diam dan membisu
Tak apa tuan
Suatu saat semesta kan menilai
Alam punya tolok ukur
Manusia punya sudut pandang
Kita tak sepenuhnya salah
Hanya perihal korban ego yang menyelimuti
Harapan tumbuh karena janji yang diucapkan
Doa terapal karena pinta yang yang pernah ada
Walau salah satu memutuskan berhenti
Nyatanya kita memang harus bergerak,
Berjalan,
Lalu berlari mengejar mimpi
Terimakasih pernah bersama
Walau kini tak lagi seirama
Selamat memulai tetralogi, tuan.
Komentar
Posting Komentar