M a s i h k a h ?
Dzurrotul Arifah`s World Masihkah aku dalam doa-doamu? Aku tak bisa membaca hati manusia Aku tak punya tolok ukur akan keseriusan itu Namun, sebagai hati yang masih mendamba Kucoba percaya semua Aku tak tau seberapa serius kau mengatakan, dan seberapa kuat keinginanmu Yang ku tau, aku hanya inginkan kita Kita yang dipertemukan oleh ketidak sengajaan Kita yang pernah memahat kata "masa depan" Dan kita yang pernah berjuang bersama Jadi, maukah sekali lagi kau mengusahkan kata "kita"? Bukan hanya aku dan kamu dalam jalur masing, tapi kita di jalur dan tujuan yang sama Mengutip kata-kata eyang habibie, "maukah kau menyamakan frekuensimu denganku sayang?" Aku tak dapat meramal masa depan Tapi aku pun tak mudah mengenyahkan kisah masa lalu Atas segala kerendahan hati Bisakah kau izinkan ku kembali berharap? Atas segala harap, masih bisakah kau memgusahakan kata "kita"?